Noon Blues
Mendung tebal menghampiri lagi.
Jadi gerimis atau hujan badai di terik siangku ?
Ah, kadang pikir bodohku hanya ingin semua ini hilang
tertidur selamanya
damai dalam mimpi
aku menari padang rumput luas itu.
Kalimat panjang tersusun rapi
sayapku patah lagi
Asa terhempas
Jadi debu tertiup angin
Entah kemana dia akan pergi.
Will I ever be love for eternity ?

SENYUM SHUBUH
Aku menggamit pinggangmu saat membelah hujan di tengah sawah
Nampak engkau lelah..aku tau,saat itu kau resah…
Seolah menyesali keniscayaa berpisah..
Memucat wajah dalam pasi..seperti mendung malam tadi…
Ulasan senyum yang kau beri memaksaku berhenti…
Sejenak kupandangi dan berharap pagi ikut berhenti..
Seingatku,saat itu kau tiada berkata-kata
Dan setiap kali hanya asal berkata tanpa makna…
Namun sepertinya kita tetap bercakap dan bersuara
Meski jawabmu hanya buliran airmata..
Kini saat pagiku sendiri,
Senyum seperti itu kulihat lagi..dan memaksaku berhenti disini..
Aq jg pernah kehilangan Non....!!
Posted by: ryan | June 13, 2008 08:22 AM
Didn't we're all have the same thing ?
Entah kehilangan atau apa namanya.
Aku cuma tau aku tiada lagi utuh...
Posted by: NoN | June 23, 2008 08:17 AM